Pengaruh Variasi Konsentrasi Gliserin Terhadap Formulasi Face Mist Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata)
DOI:
https://doi.org/10.64465/jek.v1i1.76Keywords:
Daun Matoa, Face mist, Gliserin, HumektanAbstract
Face mistmerupakan salah satu kosmetik dengan bahan yang berbentuk larutan spray sebagai pelembap kulit dan menyegarkan kulit. Gliserin sebagai pelembap (humektan). Ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) mengandung flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi gliserin yang mampu menghasilkan sediaan face mistyang stabil dan memenuhi syarat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) 3,5% dengan variasi konsentrasi gliserin 20% dalam formula kontrol dan formula II, 15% dalam formula I, serta 25% dalam formula III. Evaluasi sediaan selama 28 hari penyimpanan pada suhu kamar dan 12 hari uji dipercepat (cycling test) yang meliputi uji pH, viskositas, kejernihan, homogenitas, daya sebar semprot, kelembapan kulit, warna, bau, dan iritasi kulit. Hasil evaluasi menunjukkan pH dan viskositas yang memenuhi persyaratan. Namun, pada evaluasi kejernihan dan homogenitas belum memenuhi persyaratan. Ditinjau dari daya sebar semprot telah memenuhi syarat, serta evaluasi kelembapan kulit didapatkan hasil yang stabil lembap dan sangat lembap dalam waktu 2 menit. Sebagian responden menyatakan perubahan warna dan bau, namun tetap memenuhi syarat karena >50% responden tidak mengalami perubahan. Serta tidak menyebabkan iritasi kulit. Ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) belum dapat diformulasikan menjadi sediaan face mistyang stabil dan memenuhi syarat, serta belum dapat bertahan selama 12 bulan.
References
Aizah, S. (2016). Antioksidan Memperlambat Penuaan Dini Sel Manusia Siti Aizah Abstrak. Prosiding Semnas Hayati IV, 182–185.
Apristasari, O., Yuliyani, S. H., Rahmanto, D., Srifiana, Y., Farmasi, L. T., Farmasi, J., Farmasi, F., & Sains, D. (2018). Famiku (Face mist-ku) yang Memanfaatkan Ekstrak Kubis Ungu Dan Bengkoang Sebagai Antioksidan Dan Pelembab Wajah. Farmasains, 5(2), Hal. 35–40.
Allen, L. V., Popovich, N. G., & Ansel, H. C. (2009). Ansel’s pharmaceutical dosage forms and drug delivery systems (9th ed.). Baltimore: Lippincott Williams & Wilkins.
Ameliana, L., Winarti, L., & Roja, T. A. (2024). Optimasi Gliserin Dan Propilen Glikol Dalam Sediaan Antioksidan Essence Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.). Journal of Agropharmacy Jember, 1(2), 51-60.
Apristasari, O., Yuliyani, S. H., Rahmanto, D., & Srifiana, Y. (2018). FAMIKU (Face Mist-Ku) yang memanfaatkan ekstrak kubis ungu dan bengkuang sebagai antioksidan dan pelembab wajah. Fakultas Farmasi Dan Sains Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka, 5(2), 35-40.
Asjur, A. V., Santi, E., Musdar, T. A., Saputro, S., & Rahman, R. A. (2023). Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Face mistEkstrak Etanol Kulit Apel Hijau (Pyrus malus L.) dengan Metode DPPH: Formulation and Antioxidant Activity Face mistPreparation Ethanol Extract Green Apple Peel (Pyrus malus L.) with DPPH Methods. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 5(3), 297-305. https://doi.org/10.25026/jsk.v5i3.1750.
Baki, G., & Alexander, K. S. (2019). Introduction to cosmetic formulation and technology: Volume 1 (terjemahan oleh July Manurung). Buku Kedokteran EGC. Jakarta, Indonesia. Hal.35-36.
Baslani, C. A., Marsiati, H., & Wuryanti, S. (2023). Antioxidant Activity of Matoa Leaves (Pometia pinnata) and Sourpus Leaves (Annona muricata L.) Using DPPH Metod with Various Solvents. Med. Sains J. Ilm. Kefarmasian, 8(2), 501-510. https://doi.org/10.37874/ms.v8i2.717.
Budiarto, H., & Adiwarna, A. (2013). Pengaruh Konsentrasi Gliserin Terhadap Viskositas Dari Pembuatan Pasta Gigi Cangkang Kerang Darah. Jurnal Konversi, 2(1). 13–22.
Butarbutar, M. E. T., & Chaerunisaa, A. Y. (2021). Peran pelembab dalam mengatasi kondisi kulit kering. Majalah Farmasetika, 6(1), 56-69.
Damayanti, F., Malik, A., & Dahlia, A. A. (2023). Skrining Fitokimia dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Makassar Natural Product Journal, 1(4), 2023–2191. https://journal.farmasi.umi.ac.id/index.php/mnpj
Effendi, M. S., & Adawiyah, R. (2014). Penurunan nilai kekentalan akibat pengaruh kenaikan temperatur pada beberapa merek minyak pelumas. INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga, 14(1). 1-9.
Fitriansyah, S. N., Wirya S., Hermayanti C. 2016. Formulasi dan Evaluasi Spray Gel Fraksi Etil Asetat Pucuk Daun Teh Hijau (Camelia sinensis (L.) Kuntze) Sebagai Antijerawat. Pharmacy: Jurnal Farmasi Indonesia, 13(02), 202-216
Handajani, F. (2019). Oksidan dan Antioksidan pada Beberapa Penyakit dan Proses Penuaan. Zifatana Jawara. Sidoarjo, Indonesia. Hal. 5-9.
Hariati, Jangga, Moch Noer Alim Qalby, A. M. Y. P. (2025). Formulasi Dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Face mistEkstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Dengan Metode DPPH. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 230–239. https://doi.org/10.36465/jop.v6i1.1086.
Herliningsih, H., & Anggraini, N. (2021). Formulasi facemist ekstrak etanol buah bengkuang (Pachyrhizus erosus (L.) Urb) dengan menggunakan pewarna alami saffron (Crocus sativus L.). HERBAPHARMA: Journal of Herb Farmacological, 3(2), 48-55. https://doi.org/10.55093/herbapharma.v3i2.171.
Huri, D., and Fithri C.N. (2014). The Effect of Glycerol and Apple Peel Waste Extract Concentration on Physical and Chemical Characteristic of Edible Film. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 2(4), 29–40.
Hutahaen, T. A., & Saputri, R. K. (2022). Formulasi Dan Uji Antioksidan Face Spray Ekstrak Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.): Formulation and Antioxidant Test of Face Spray of Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Fruit Extract. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 439-448. https://doi.org/10.37874/ms.v7i3.381.
Halimatussyaadiah, S., Sudarmi, S., Anggraeni, N. P. D. A., & Sutarmi, S. (2023). Uji iritasi formulasi obisa herbal oil (cengkeh, ketumbar, dan kadara) bahan pijat bayi berbasis virgin coconut oil (VCO) sebagai pelarut. Intisari Sains Medis, 14(3), 1176–1180. https://doi.org/10.15562/ism.v14i3.1861.
Indriastuti, Marlina, Nurhidayati Harun, Oktapiana Rismaya, Nia Kurniasih, Anna L Yusuf, and David Nugraha. 2023. Variasi Formula Sediaan Face mistEkstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Dan Pengaruhnya Pada Peningkatan Kelembaban Wajah. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian 8(1):215–28. doi: 10.37874/ms.v8i1.655.
Istijanto. 2010. Riset Pemasaran Sumber Daya Manusia.Gramedia Pustaka, Jakarta
Kresnawati, Yani, Sri Fitrianingsih, and Cucuk Puji Purwaningsih. 2022. Formulasi Dan Uji Potensi Sediaan Spray Gel Niasiamida Dengan Propilenglikol Sebagai Humektan. Cendekia Journal of Pharmacy 6(2):281–90. doi: 10.31596/cjp.v6i2.214.
Maesaroh, I., & Fahmilik, L. (2021). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Spray Gel Ekstrak Bunga Marigold (Tagetes Erecta L) Sebagai Antioksidan. Jurnal Komunitas Farmasi Nasional, 1(1), 26-37. https://doi.org/10.2307/j.ctv7xbrjm.41.
Mumtazah, E. F., Salsabila, S., Lestari, E. S., Rohmatin, A. K., Ismi, A. N., Rahmah, H. A., ... & Ahmad, G. N. V. (2020). Pengetahuan mengenai sunscreen dan bahaya paparan sinar matahari serta perilaku mahasiswa teknik sipil terhadap penggunaan sunscreen. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 63. https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21807.
Maryam, F., Taebe, B., & Toding, D. P. (2020). Pengukuran parameter spesifik dan non spesifik ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata JR & G. Forst). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 6(01), 1-12. https://doi.org/10.35311/jmpi.v6i01.39.
Noormindhawati, L. (2013). Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini. Elex Media Komputindo. Jakarta, Indonesia. Hal. 2-5.
Novita., N., Nabila, I. L., & Safitri, E. I. (2024). Formulasi Dan Evaluasi Fisikokimia Sediaan Face mistEkstrak Kulit Jeruk Sunkist (Citrus sinensis (L.) Osbeck) Sebagai Antioksidan. Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan 3(1), 129–145. https://doi.org/10.48191/medfarm.v13i1.250.
Putra, M. M., Dewantar, I. G. N. A., & Swastini, D. A. (2014). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Nilai Ph Sediaan Cold Cream Kombinasi Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.), Herba Pegagan (Centella Asiatica) Dan Daun Gaharu (Gyrinops Versteegii (Gilg) Domke). Jurnal Farmasi Udayana, 3(1), 279-745.
Putri, Dina C. A., dan Sri H. Yuliani. 2018. Evaluasi Peracikan Injeksi Seftriakson di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Di Semarang. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy 7(3):143. https://doi.org/10.15416/ijcp.2018.7.3.143.
Sukmawati, A., Laeha, M. N., & Suprapto, S. (2017). Efek Gliserin sebagai Humectan Terhadap Sifat Fisik dan Stabilitas Vitamin C dalam Sabun Padat. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 14(2), 40–47. https://doi.org/10.23917/pharmacon.v14i2.5937.
Umar, S., Selfia, M., & Azhar, R. (2014). Studi Kestabilan Fisika Dan Kimia Dispersi Padat Ketoprofen-Urea. Jurnal Farmasi Higea, 6(2), 162–173.
Wahidah, S., Saputri, G. A. R., & Nofita, N. (2024). Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa (Tamarindus Indica L.) Dengan Variasi Gelling Agent. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 10(2), 508-518.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cahya Aulya Septiahyani, Mar'atus Sholikhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






