Penerapan Berbasis Manajemen Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Apendisitis Dengan Nyeri Akut

Authors

  • Syokumawena Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Devi Mediarti Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Kayati Zabillah Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.64465/jek.v1i1.72

Keywords:

Appendisitis, Nafas dalam, Nyeri akut

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks yang sering menimbulkan nyeri, terutama pada pasien pascaoperasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri adalah teknik relaksasi napas dalam. Tujuan dalam penelitian ini ialah penerapan berbasis manajemen nyeri pada pasien pasca bedah apendistis dengan nyeri akut. Dengan demikian metode yang digunakan ialah deskriptif dengan melakukan studi kasus pada pasien pasca operasi apendisitis di RS Muhammadiyah Palembang tahun 2025, melalui penerapan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Dari penelitian tersebut diadaptkan hasil yang menunjukkan adanya penurunan skala nyeri setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam, yaitu dari skala 6 menjadi 2 pada pasien pertama dan dari skala 5 menjadi 2 pada pasien kedua. Dengan demikian, teknik relaksasi napas dalam terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien pascaoperasi apendisitis dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis.

References

Dinkas Kesehatan prov. Sumsel. (2022). Profil kesehatan provinsi sumatra selatan tahun 2021. www.dinkes.sumselprov.go.id.

Ede, A. R. La, Ida Ida, Sanjaya Waqid, & Wahyudin Dedi. (2024). Pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi. Journal of Nursing Practice and Education, 5(1), 34–40. https://doi.org/10.34305/jnpe.v5i1.1350.

Huda, A., Roni, F., Wahdi, A., Wijaya, A., & Fitriyah, E. T. (2022). Penerapan Kombinasi Terapi Nafas Dalam Dan Musik Klasik Dalam Mengurangi Nyeri Akut Post Operasi Appendicitis Di Ruang Bima Rsud Jombang. Well Being, 7(2), 71-77.

Kartika, I. R. (2019). Deskripsi Pengetahuan Tentang Manajemen Nyeri Pada Lansia. Real in Nursing Journal, 2(3), 137-143. https://doi.org/10.32883/rnj.v2i3.575.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2020.

Sundariningsih, S., Raksanagara, A. S., & Suardi, A. (2021). Efektivitas Hipnoterapi Terhadap Penurunan Nyeri Kala I Fase Aktif Parturien Primigravida Di Praktik Mandiri Bidan. Jurnal Sistem Kesehatan, 6(1). https://doi.org/10.24198/jsk.v6i1.35637

Syokumawena, S., Mediarti, D., & Panesia, P. (2021). Implementasi Keperawatan Pada Pasien Gastritis Dengan Masalah Nyeri Akut. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 1(2), 196-202. https://doi.org/10.36086/jkm.v1i2.1002.

Syokumawena, S., Mediarti, D., & Amelia, R. (2025). Implementasi Keperawatan Manajemen Nyeri Pada Pasien Post Operasi Mastektomi Dengan Masalah Nyeri Akut. JKM: Jurnal Keperawatan Merdeka, 5(1), 36-42. https://doi.org/10.36086/jkm.v5i1.2722.

World Health Organization. (2022). Stronger collaboration for an equitable and resilient recovery towards the health-related Sustainable Development Goals, incentivizing collaboration: 2022 progress report on the Global Action Plan for Healthy Lives and Well-being for All. World Health Organization.

Widodo, W., & Qoniah, N. (2020). Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Pada Pasien Appendicitis Di Rsud Wates. Nursing Science Journal (NSJ), 1(1), 25-28. https://doi.org/10.53510/nsj.v1i1.17

Yulianti, Y., & Hidayah, A. N. (2023). Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Preoperatif Apendicitis Di RSUD Sekarwangi. HealthCare Nursing Journal, 5(1), 508-513.

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Syokumawena, Mediarti, D., & Zabillah, K. (2026). Penerapan Berbasis Manajemen Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Apendisitis Dengan Nyeri Akut. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(1), 14–19. https://doi.org/10.64465/jek.v1i1.72

Issue

Section

Articles