Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD X Periode Januari-Desember 2024

Authors

  • Aisyah Az-zahra STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Dewi Winni Fauziah STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Betna Dewi STIKES Al-Fatah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.126

Keywords:

Antihipertensi, Evaluasi penggunaan obat, Hipertensi, Rasionalitas, Rekam medis

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Penggunaan obat antihipertensi yang tidak tepat dapat menyebabkan terapi gagal, efek samping, dan peningkatan biaya pengobatan. Oleh karena itu evaluasi penggunaan obat antihipertensi secara rasional perlu dilakukan untuk menjamin keamanan dan efektivitas terapi pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD X Bengkulu periode 2024 berdasarkan ketepatan pasien, indikasi, obat, dosis, dan duplikasi terapi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dan diperoleh 107 rekam medis yang memenuhi kriteria. Analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan hasil disajikan dalam bentuk tabel serta grafik. Hasil menunjukkan 66 pasien (61,68%) berjenis kelamin perempuan dan kelompok usia terbanyak adalah lansia akhir 56-65 tahun sebanyak 47 pasien (43,93%). Terapi kombinasi digunakan pada 75 pasien (70,09%), sedangkan monoterapi pada 32 pasien (29,91%). Amlodipine merupakan obat tunggal terbanyak (62,50%). Ketepatan pasien dan dosis masing-masing 100%; ketepatan obat, indikasi, dan duplikasi masing-masing 97,20%. Ketidaktepatan obat ditemukan pada kombinasi ramipril dan candesartan. Secara umum, penggunaan obat antihipertensi telah memenuhi sebagian besar indikator penggunaan obat rasional, tetapi evaluasi berkala tetap diperlukan terutama pada pemilihan kombinasi terapi.

References

Fadhilah, G., Lestari, D., Rahayu, A. P., Syaputri, F. N., & Tugon, T. D. A. (2021). Evaluasi profil penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di salah satu rumah sakit Kabupaten Bogor. Journal of Science Technology and Entrepreneurship, 3(1).

Haerani, N., Mukhriani, & Febriyanti, A. P. (2024). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 12(2), 1–7.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman pelayanan kefarmasian pada hipertensi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa Haerani, N., Mukhriani, & Febriyanti, A. P. (2024). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 12(2), 1–7.

Putri, N. A., Cholisoh, Z., Azizah, T. N., & Saputro, H. N. (2026). Model intervensi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cepiring. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3), 89–97. https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.113.

Riatama, R., Sholikhah, M., & Mangunsong, S. (2026). Profil peresepan obat antidepresan pada pasien depresi di Rumah Sakit X di Kota Palembang. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.64465/jek.v1i1.66.

Sudirman, A. N., & Monoarfa, S. C. (2024). Efektivitas metode edukasi terstruktur terhadap perubahan perilaku penderita hipertensi di Desa Bulotalangi. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 10(4), 682–690. https://doi.org/10.22487/htj.v10i4.1449.

Teria, N. P., & Sholikhah, M. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat hipertensi di Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 1(2), 44–51. https://doi.org/10.64465/jkfn.v1i2.50.

Tigana, I. K., Bastian, F., & Safirza, S. (2023). Karakteristik penderita hipertensi yang dirawat inap di RSUD Meuraxa. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(5), 308–313.

World Health Organization. (2021). Guideline for the Pharmacological Treatment of Hypertension in Adults. World Health Organization.

Wulandari, F. W., Ekawati, D., Harokan, A., & Murni, N. S. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi. Jurnal ‘Aisyiyah Palembang, 8(1), 286–299Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Pelayanan Kefarmasian pada Hipertensi. Kementerian Kesehatan RI.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Az-zahra, A., Fauziah, D. W., & Dewi , B. (2026). Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Rawat Jalan di RSUD X Periode Januari-Desember 2024. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3), 122–131. https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.126

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.