Analisis DRPs Dengan Diagnosa Kejang Demam Pasien Rawat Inap Anak di RSUD X Periode Januari 2023 - Desember 2025
DOI:
https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.121Keywords:
Drug Related Problems , DRPs, Kejang demam, Pasien anakAbstract
Kejang demam merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada kelompok anak dan memerlukan terapi yang tepat untuk mencegah komplikasi. Ketidaksesuaian penggunaan obat dapat menyebabkan Drug Related Problems (DRPs) yang berdampak pada keberhasilan terapi. Penelitian bertujuan untuk menentukan angka kejadian serta kategori DRPs pada pasien anak dengan diagnosis kejang demam di RSUD X periode Januari 2023–Desember 2025. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien Sampel penelitian diperoleh dengan teknik purposive sampling sebanyak 80 pasien yang termasuk dalam kriteria inklusi. Analisis DRPs dilakukan sesuai dengan klasifikasi Cipolle dan hasil penelitian dipaparkan secara deskriptif dalam bentuk tabel disertai distribusi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 dari 80 pasien (16,25%) mengalami DRPs, sedangkan 67 pasien (83,75%) tidak mengalami DRPs. Kategori DRPs yang ditemukan yaitu dosis obat terlalu rendah sebanyak 11 pasien (13,75%) dan dosis berlebih sebanyak 2 pasien (2,50%). Tidak ditemukan kejadian DRPs kategori obat tanpa indikasi maupun butuh tambahan obat (0%). Paracetamol merupakan obat yang digunakan pada seluruh pasien (100%), sedangkan diazepam diberikan pada 67 pasien (83,8%).
References
Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang demam. Scientific Journal, 1(4), 327-333.
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id
Cipolle, R. J., Strand, L. M., & Morley, P. C. (2012). Pharmaceutical care practice: The patient-centered approach to medication management (3rd ed.). McGraw-Hill.
Faradiba, Z., Sholikhah, M., & Tedi. (2025). Korelasi tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap penggunaan obat gastritis di Kecamatan Seberang Ulu Satu Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 1(2), 57–64. https://doi.org/10.64465/jkfn.v1i2.53.
Hafida & Sudarmanto. (2025). Kejang Demam Kompleks Pada Balita: Studi Kasus Anak Usia 1 Tahun 11 Bulan. Jurnal Studi Keperawatan, 6(2): 47-52.
Ikatan Dokter Anak Indonesia, I. D. A. I. (2016). Rekomendasi penatalaksanaan kejang demam.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2019. Lembaga Penerbit Badan Litbangkes. http://labdata.litbang.kemkes.go.id
Kurniasih, A., Rokhmiati, E., & Jaya, D. (2025). Gambaran Kejadian Kejang Demam Pada Anak Di RS Unimedika Sepatan Tangerang Periode Awal Januari 2024 Sampai Agustus 2024 Overview of Febrile Seizures in Children at Unimedika Sepatan Hospital Tangerang from Early January 2024 to August 2024.
Maghfirah, M., & Namira, I. (2022). Kejang demam kompleks. AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 71-80. https://doi.org/10.29103/averrous.v8i1.7947
Nelson, K. B., & Ellenberg, J. H. (1981). Apgar scores as predictors of chronic neurologic disability. Pediatrics, 68(1), 36-44.
Patel, N., Ram, D., Swiderska, N., Mewasingh, L. D., Newton, R. W., & Offringa, M. (2021). Febrile seizures. BMJ, 372, n101. https://doi.org/10.1136/bmj.n101
Sa’diyah, R.H., Rochimat, I., & Dania, E. K. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Kegawatdaruratan Demam Kejang pada Pasien Anak di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Media Informasi Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tasikmalaya, Volume 20, Nomor 1 67-75.
Sintyawati, K. A. A., Saniathi, N. K. E., & Evayanti, L. G. (2023). Karakteristik Kejang Demam pada Anak di RSUD Tabanan pada Tahun 2021-2022. Aesculapius Medical Journal, 3(3), 427-436.
Syifa & Amalia. (2025). Kejang Demam pada Anak. Galenical: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, Vol.4 No.2 12-24.
Sholikhah, M., & Sarmadi, S. (2025). Pemberdayaan kader peduli tentang penggunaan sirup obat antipiretik dalam menurunkan kecemasan orang tua. Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat, 1(1), 11–15. https://doi.org/10.64465/jepm.v1i1.17.
Teria, N. P., & Sholikhah, M. A. (2025). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Di Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 1(2), 42-49.
World Health Organization. (2019). Epilepsy and febrile seizures fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/epilepsy
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heni Sintia Apriliyanti, Dede Handika, Tri Yanuarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











