Analisis DRPs Penggunaan Obat Tuberkulosis Paru pada Pasien Rawat Jalan RSUD X Periode 2024

Authors

  • Adinda Dwinka Az-Zahra STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Gina Lestari STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Tri Yanuarto STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Herlin Sulita STIKES Al-Fatah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.64465/jek.v1i4.156

Keywords:

DRPs , Drug Related Problems , Pasien dewasa, Tuberkulosis paru

Abstract

Tuberkulosis  paru merupakan penyakit infeksi yang memerlukan pengobatan yang tepat untuk mencapai keberhasilan terapi. Ketidaktepatan penggunaan obat dapat menyebabkan Drug Related Problems (DRPs) yang berpotensi memengaruhi efektivitas dan keamanan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian, kategori, dan persentase DRPs pada penggunaan obat TB paru pasien rawat jalan di RSUD X periode Januari–Desember 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis dan resep pasien TB paru dewasa usia 18–59 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien. Identifikasi DRPs dilakukan berdasarkan klasifikasi Cipolle yang meliputi perlunya tambahan obat, obat tanpa indikasi, dosis terlalu rendah, dan dosis terlalu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien laki-laki lebih banyak yaitu 42 pasien (52,5%), dengan kelompok usia terbanyak 48–57 tahun sebanyak 25 pasien (31,25%). Dari 80 pasien, ditemukan 13 pasien (16,25%) mengalami DRPs, terdiri atas obat tanpa indikasi sebanyak 7 pasien (8,75%) dan dosis terlalu rendah sebanyak 6 pasien (7,5%). Sementara itu, kategori perlunya tambahan obat dan dosis terlalu tinggi tidak ditemukan. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien tidak mengalami DRPs, namun masih ditemukan permasalahan terkait ketepatan indikasi dan dosis obat yang memerlukan evaluasi untuk mendukung keberhasilan terapi TB paru.

References

Andayani, T. M., Rahmawati, F., Rokhman, M. R., Mayasari, G., Nurcahya, B. M., Arini, Y. D., ... & Intiyani, R. (2020). Drug related problems: identifikasi faktor risiko dan pencegahannya. UGM PRESS.

Apriliyanti, H. S., Handika, D., & Yanuarto, T. (2026). Analisis DRPs dengan diagnosa kejang demam pasien rawat inap anak di RSUD X periode Januari 2023–Desember 2025. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3). https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.121

Asrina, A., Sundari, S., & Alim, A. (2024). Pengaruh Pelatihan TB PARU Terhadap Kemampuan Kader Dalam Deteksi Dini dan Penemuan Kasus Baru TB Paru Di kabupaten bulukumba Tahun 2024: Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia Makassar. Jurnal Berita Kesehatan, 17(1), 50-60.

Fitri, A., & Rahmawati, F. (2025). Drug Related Problem Pada Pasien Multi Drug Resistant Tuberculosis (Tb Mdr) Rawat Jalan. Usadha Journal of Pharmacy, 145-159.

Handayani. (2024). Studi Epidimiologi Tuberkulosis Paru (TB) di Indonesia: Temuan Survey Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jurnal Kedari Kesehatan Masyarakat.

Khotimah, K., & Sutrisna, E. M. (2023). Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Pengobatan Tuberkulosis Tahap Intensif pada Pasien Geriatri di RSUP Surakarta. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(3), 945-954.

Musnelina, L., Putri, E. T., Pontoan, J., & Putri, S. N. (2024). Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru. JOPS (Journal of Pharmacy and Science), 7(2), 78-84.

Nurliani, N., Solikin, S., & Sukarlan, S. (2024). Sikap Dan Perilaku Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 9(1), 35-42.

Puspitasari, A. W., Yunaz, S. R., & Nadhilah, L. (2020). Identification of drug-related problems in adults with tuberculosis at the Tebet subdistrict health center from July to December 2018. International Journal of Applied Pharmaceutics, 12(Special Issue 1), 74-77.

Ramadhani, F. N., Lihawa, K., Ismail, S. N., Malopo, N. F., Selviani, N. W., & Saputra, M. A. G. Evaluative Study of Pharmacotherapy in Pulmonary Tuberculosis Patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital. Majalah Farmaseutik, 21(4), 491-499.

Rouchmana, S., Nurjulianti, S., Santung, J. H. N., Nuraisyah, N., Hasanah, N., Lestari, F. H., ... & Afifah, A. N. (2024). Analysis of Drug Related Problems (DRPs) of Anti-Tuberculosis Drugs in a Pulmonary Tuberculosis Patient Using the SOAP Method: Analisis Drug Related Problems (DRPs) Obat Anti Tuberkulosis pada Seorang Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Metode SOAP. Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science), 103-107.

Saputra, F. S., Hidayat, Y., Suyanto, J., Prasetio, D. B., & Tan, S. (2025). Sosial-Ekonomi dan Pengetahuan Terhadap Perspektif Lansia Penderita TB Paru di Kota Bengkulu. Malahayati Nursing Journal, 7(5), 2250-2260.

Simbolon, C. (2025). Karakteristik Pasien TB Paru di UPT Puskesmas Sipahutar. Jurnal Kesehatan Republik Indonesia, 2(3). 113-123.

Setyoningsih, H., Tunggadewi, A. P., Rahmawaty, A., Lusyana, M. O., & Pratitis, M. P. (2026). Evaluasi Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Penderita Tuberculosis (TBC) di Balai Kesehatan Masyarakat Pati. Journal Pharma Saintika, 9(2), 146-159.

Tuegeh, F. F., Pareta, D. N., Tampa’i, R., & Tumbel, S. L. (2020). Analisis Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Tuberkulosis di Rawat Inap Rumah Sakit Tipe C Noongan. Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical), 3(1), 25-30.

Yulendasari, R., Prasetyo, R., Sari, I., Sari, L. Y., & Melyana, F. (2022). Penyuluhan kesehatan tentang tuberculosis (TB paru). Journal of Public Health Concerns, 2(3). 125-130.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Az-Zahra, A. D., Lestari, G., Yanuarto, T., & Sulita, H. (2026). Analisis DRPs Penggunaan Obat Tuberkulosis Paru pada Pasien Rawat Jalan RSUD X Periode 2024. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(4), 205–213. https://doi.org/10.64465/jek.v1i4.156

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.