Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Kesehatan Mental Remaja

Authors

  • Evi Ni'matuzzakiyah STIKes Surya Global Yogyakarta
  • Nurul Ilma STIKes Surya Global Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.64465/jek.v1i2.94

Keywords:

Kesehatan mental, Orang tua, Pola asuh, Remaja

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam perkembangan psikologis yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola asuh orang tua. Pola asuh yang diterapkan dalam keluarga dapat memengaruhi kemampuan regulasi emosi, perilaku sosial, serta kesejahteraan psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja di SMP Negeri 1 Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX sebanyak 200 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan perhitungan rumus Slovin sehingga diperoleh sebanyak 67 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kesehatan mental remaja. Analisis data menggunakan uji Kendall’s tau. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja dengan nilai p-value sebesar 0,005 (<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,288 yang menunjukkan kekuatan hubungan rendah dengan arah positif. Pola asuh demokratis cenderung berhubungan dengan kondisi kesehatan mental yang lebih baik pada remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan mental remaja sehingga diperlukan keterlibatan orang tua dalam menciptakan lingkungan keluarga yang suportif, komunikatif, dan kondusif bagi perkembangan psikologis remaja.

References

Deviantony, F., & Nirwanawati, S. (2025). Exploring the Role of Parenting in Shaping Adolescent Mental Health: A Review of Literature. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 3(5), 325–337. https://doi.org/10.58545/jkki.v5i3.596

Gloriabarus. (2022). Hasil Survei I- NAMHS: Satu dari Tiga Remaja Indonesia Memiliki Masalah Kesehatan Mental.

Handayani, K. A. P., Jayanti, D. M. A. D., Laksmi, G. A. P. S., & Sintari, S. N. N. (2025). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kesehatan Mental Remaja. Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA), 4(2), 75–87. https://doi.org/10.55887/nrpm.v4i2.169

Hardiana, L., Sasmita, H., & Kurniawan, R. (2024). Hubungan lingkungan keluarga dan pola asuh terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Jurnal Endemis: Kesehatan Masyarakat, 5(1), 77–86. https://doi.org/10.37887/endemis.v5i1.47183

Lin, Y., Jia, G., Zhao, Z., Li, M., & Cao, G. (2024). N. The Association between Family Adaptability and Adolescent Depression: The Chain Mediating Role of Social Support and Self-Efficacy, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1308804

Maula, Y.N, D. (2023). Hubungan pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja di SMA Negeri 2 Majalengka Tahun 2023. Kesehatan Komunitas Indonesia.

Ningrum, R. I., D. (2023). Hubungan pola asuh orang tua dengan gangguan kesehatan mental pada remaja. Media Husada Journal of Nursing Science.

Organization, W. H. (2022). Adolescence Mental Health.

Septiya, R., Handayani, E., & Prasetyo, A. (2024). Hubungan komunikasi keluarga dan pola asuh orang tua dengan kesehatan mental remaja. Jurnal Medika Utama, 6(2), 112–121. https://doi.org/10.54209/jmu.v6i2.326

Sihombing, R. M., & Nainggolan, T. M. (2025). ajian Literatur Faktor-Faktor Determinan Kesehatan Mental Remaja di Indonesia. Jurnal Penelitian Kesehatan Dan Psikososial, 1(7), 45–58. https://doi.org/10.56789/jpkp.v7i1.2025

Kholifah, N., & Sodikin, K. &. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dengan masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 2 Sokaraja. Jurnal Keperawatan. 5(2), 99-108. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.4961.

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Ni’matuzzakiyah, E., & Ilma, N. (2026). Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(2), 71–77. https://doi.org/10.64465/jek.v1i2.94

Issue

Section

Articles