Evaluasi Pengelolaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Kecamatan Koja
DOI:
https://doi.org/10.64465/jek.v1i4.140Keywords:
Evaluasi Persediaan, Obat Anti Tuberkulosis, Pelayanan Kefarmasian, Puskesmas, Tata Kelola LogistikAbstract
Pengelolaan obat Anti Tuberkulosis (OAT) menjadi bagian utama dalam pelayanan kefarmasian di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) guna menjamin ketersediaan fisik dan mutu sediaan bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kesesuaian operasional tata kelola logistik OAT di Puskesmas Kecamatan Koja, Jakarta Utara, terhadap standar pelayanan kefarmasian. Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif melalui pendekatan observasional kuantitatif yang dilaksanakan pada Januari 2026. Pengumpulan data melibatkan informan apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, ditunjang telaah dokumen administratif dan observasi infrastruktur menggunakan instrumen checklist berbasis regulasi Kementerian Kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tahap perencanaan, pengadaan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan, serta pemusnahan mencapai tingkat kesesuaian 100% (kategori baik). Namun, pada tahap penyimpanan hanya mencapai kesesuaian sebesar 66,7% (kategori cukup). Penurunan pada aspek penyimpanan ini disebabkan oleh penataan fisik sediaan yang belum menerapkan sistem alfabetis serta belum tersedianya pemisahan area secara spesifik bagi obat rusak atau kedaluwarsa. Secara keseluruhan, pengelolaan OAT di fasilitas ini mematuhi standar pelayanan yang berlaku, namun peningkatan ketertiban penataan letak obat secara alfabetis dan kedisiplinan pencatatan rincian mutasi harian direkomendasikan untuk menunjang efisiensi pelayanan administrasi.
References
Almahera, A. (2024). Evaluasi pengelolaan obat di Puskesmas Labuapi Kabupaten Lombok Barat berdasarkan Permenkes 74 Tahun 2016. MEDFARM: Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 13(2), 220–232. https://doi.org/10.48191/medfarm.v13i2.444
Apriliyanti, H. S., Handika, D., & Yanuarto, T. (2026). Analisis DRPs dengan diagnosa kejang demam pasien rawat inap anak di RSUD X periode Januari 2023 - Desember 2025. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3), 99–109. https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.121
Asnawi, R., Kolibu, F. K., & Maramis, F. R. R. (2019). Analisis manajemen pengelolaan obat di Puskesmas Wolaang. Jurnal KESMAS, 8(6), 306–315.
Az-zahra, A., Fauziah, D. W., & Dewi, B. (2026). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di RSUD X periode Januari-Desember 2024. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3), 122–131. https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.126
Boku, Y., Satibi, S., & Yasin, N. M. (2019). Evaluasi perencanaan dan distribusi obat program di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi (Journal of Management and Pharmacy Practice), 9(2), 88–100. https://doi.org/10.22146/jmpf.42951
Eviyan, P., & Indrawati, F. (2023). Sistem perencanaan manajemen logistik obat di Puskesmas. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(2), 215–222. https://doi.org/10.15294/ijphn.v3i2.59240
Fauzar, A. H. M., Hamzah, A., & Darmawansyah, D. (2019). Studi tentang pengelolaan obat di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros. Journal of Health, Education and Literacy (J-Health), 1(2), 137–145.
Hasniati, H., Abadi, M. Y., & Rahmadani, S. (2023). Analisis pengelolaan obat di Puskesmas Sumaling Kecamatan Mare Kabupaten Bone tahun 2022. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 10–22. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v2i1.1197
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di puskesmas. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana tuberkulosis. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Kurniawan, P. D., Sari, N., Muhani, N., Utari, E. M., & Retnaningsih, A. (2021). Analisis pengelolaan obat pada tahap perencanaan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung periode 2019–2020. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(3), 431–441.
Kusumaningsih, R., Satibi, S., & Yasin, N. M. (2023). Evaluation of the tuberculosis program drug management at the pharmacy installation of the Bengkulu Provincial Health Office. Majalah Farmaseutik, 19(2), 241–248. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v19i4.85263
Nurniati, L., Lestari, H., & Lisnawaty, L. (2016). Studi tentang pengelolaan obat di Puskesmas Buranga Kabupaten Wakatobi tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 1(3), 1–10.
Prasetyo, A. D., Dalimunthe, N. U., Hasibuan, I. D., Araafi, A., Nur-Fikri, T. M. F., & MS, S. W. P. (2025). Evaluasi manajemen pengelolaan obat di UPT Puskesmas Namorambe tahun 2024. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(2), 183–193. https://doi.org/10.52643/jbik.v15i2.5732
Putri, N. A., Cholisoh, Z., Azizah, T. N., & Saputro, H. N. (2026). Model intervensi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cepiring. Jurnal Entitas Kesehatan, 1(3), 89–98. https://doi.org/10.64465/jek.v1i3.113
Rahman, H., Alkafi, A., & Yulia, Y. (2026). Analisis pengelolaan logistik obat di Puskesmas Ambacang. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 151–160. https://doi.org/10.59435/gjik.v4i1.1850
Rusnedy, R., Putri, B. D., Afandi, R., Sari, R. S., Oktawahyuni, R., Mubina, I., Hakim, Q. Z., Hasti, S., & Daniarty, T. (2025). Evaluasi pengelolaan obat kedaluwarsa di Puskesmas Harapan Raya Kota Pekanbaru tahun 2023-2024. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 1678–1684.
Satibi, S., Rokhman, M. R., & Aditama, H. (2016). Manajemen farmasi. Gadjah Mada University Press.
Setiawan, D., Pratama, A., & Wulandari, R. (2024). Evaluasi manajemen logistik obat program di puskesmas kawasan perkotaan padat penduduk. Jurnal Manajemen Pelayanan Farmasi, 14(1), 45–54.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tumiwa, J. J., Citraningtyas, G., & Jayanto, I. (2024). Evaluasi manajemen pengelolaan obat di Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Pharmacon, 13(1), 464–469. https://doi.org/10.35799/pha.13.2024.49454
Yulianti, Y., Simamora, S., Rulianti, M. R., & Tedi, T. (2025). Studi kasus pengelolaan obat anti tuberkulosis di Puskesmas Pembina dan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatra Selatan. Jurnal Kesehatan Pharmasi, 1(1), 22–30.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Norman Dyanto , Indah Bharata Dewi, Ibnu Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











