Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sirup Ekstrak Etanol Daun Miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth).

Authors

  • Nenni Rahmi Hasibuan STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Nurwani Purnama Aji STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Eka Putri Wiyati STIKES Al-Fatah Bengkulu
  • Betna Dewi STIKES Al-Fatah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.64465/jkfn.v2i3.118

Keywords:

Coleus scutellarioides, Ekstrak etanol, Evaluasi Fisik, Formulasi, Sirup

Abstract

Daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth.) dikenal memiliki banyak kandungan senyawa metabolit sekunder, termasuk flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan fenolik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan dasar sediaan herbal. Penelitian ini dibuat untuk memformulasikan ekstrak etanol daun miana ke dalam bentuk sediaan sirup sekaligus mengevaluasi sifat fisiknya. Ekstrak didapat melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, selanjutnya diformulasikan ke dalam empat tingkat konsentrasi, yakni F0 (0%), F1 (6%), F2 (8%), dan F3 (10%). Evaluasi fisik sediaan mencakup uji organoleptik, pH, homogenitas, kejernihan, viskositas, waktu tuang, volume terpindahkan, dan massa jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat formula sirup ekstrak etanol daun miana berhasil memenuhi seluruh persyaratan evaluasi fisik yang ditetapkan. Nilai pH sediaan berada pada rentang 4,62–4,78, sementara viskositas menunjukkan tren peningkatan seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak yang digunakan. Waktu tuang tercatat memenuhi persyaratan, volume terpindahkan sesuai dengan ketentuan Farmakope Indonesia, dan massa jenis pada seluruh formula tercatat lebih dari 1,2 g/mL. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun miana sudah berhasil di formulasikan menjadi sebuah sediaan sirup dengan sifat fisik yang memenuhi standar, sehingga membuka peluang pengembangannya lebih lanjut sebagai sediaan herbal oral.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, N. P., Noviyanty, Y., & Rahmawati, R. (2022). Antioxidant Activity Test of Miana Leaf Ethanol Extract Using DPPH Method (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural), 3(2), 65–76.

Ansel, H. C., Allen, L. V., & Popovich, N. G. (2014). Ansel's Pharmaceutical Dosage Forms and Drug Delivery Systems (10th ed.). Wolters Kluwer Health.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1985). Cara Pembuatan Simplisia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1995). Farmakope Indonesia (Edisi IV). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II). Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Gasong, T. C., Melawaty, L., Djonny, M., & Sarungallo, R. S. (2025). Evaluasi Stabilitas Viskositas, pH, dan Karakteristik Organoleptik Sirup Obat Batuk pada Variasi Suhu Penyimpanan. Paulus Chem Engineering Journal, 4(1), 13–18.

Hartuti, Y., & Zafrida, S. (2024). Uji aktivitas antelmintik ekstrak daun miana (Coleus atropurpureus) terhadap telur Soil Transmitted Helminth. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 9(2), 90–100.

Herdaningsih, S., Inderiyani, I., Fauzan, S., & Aulia, G. (2025). Uji aktivitas antelmintik sirup ekstrak etanol umbi batang rotan (Calamus rotang L.) terhadap cacing gelang (Ascaridia galli) secara in vitro. Edu Masda Journal, 9(1), 108–117.

Herdaningsih, S., & Kartikasari, D. (2022). Formulasi sediaan sirup ekstrak etanol daun iler (Coleus atropurpureus (L.) Benth.) dan uji aktivitas mukolitik secara in vitro. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1), 119–129.

Kurniawati, A., & Rawar, E. (2023). Pengaruh Komposisi Sukrosa dan Propilen Glikol terhadap Karakteristik Fisik Sediaan Sirup Parasetamol. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia, 3(1), 56–65.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Cacingan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Marlina, S. (2025). Studi stabilitas fisik dan kimia sediaan sirup parasetamol pada penyimpanan suhu ruang. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Indonesia, 1(1), 8-14.

Mirawati, Nurlina, & Isnayanti. (2025). Formulasi sediaan sirup ekstrak daun miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth) dengan variasi konsentrasi madu sebagai bahan pemanis. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 16(1), 12–19. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JFB.

Ningsih, D. S., Henri, H., Roanisca, O., & Mahardika, R. G. (2020). Skrining fitokimia dan penetapan kandungan total fenolik ekstrak daun tumbuhan sapu-sapu (Baeckea frutescens L.). Biotropika: Journal of Tropical Biology, 8(3), 178–185.

Nisa, N. K., & Tiadeka, P. (2023). Optimasi sediaan sirup paracetamol berdasarkan perbedaan kosolven PEG 400 dan gliserin. Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS), 4(2), 27–33.

Nuzzaibah, H., & Ermawati, N. (2023). Formulasi dan evaluasi sediaan sirup antipiretik ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.). Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 25–39.

Oktapiya, T. R., Pratama, N. P., & Purnamaningsih, N. A. (2022). Analisis fitokimia dan kromatografi lapis tipis ekstrak etanol daun rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Sasambo Journal of Pharmacy, 3(2), 105–110. 978-623-6356-79-1.

Pakadang, S. R., Salasa, A. M., & Karim, D. (2023). Aktivitas vermisida ekstrak daun miana terhadap Ascaris lumbricoides dengan metode real time. Media Farmasi, 19(2), 81–86.

Pratiwi, D. I., & Sholikhah, M. A. (2026). Formulasi dan evaluasi deodoran spray ekstrak daun rambutan (Nephelium lappaceum L.) dengan variasi aluminium kalium sulfat sebagai antirespiran. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.64465/jkfn.v2i1.63.

Rasydy, L. O. A., Zaky, M., & Surtiana, R. (2021). Formulasi dan evaluasi fisik sediaan hand body lotion ekstrak etanol daun miana (Pleactranthus scutellarioides (L.) R. Br.). Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 7(1), 33–38. https://doi.org/10.33772/pharmauho.v7i1.16320.

Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients (6th ed.). Pharmaceutical Press.

Rustiani, E., Anitania, R., & Effendi, M. (2021). Pengembangan Sediaan Sirup Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum) sebagai Estrogenik dengan Variasi Jenis Pemanis. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 4, 1717–1718.

Salimi, Y. K. (2021). Daun miana sebagai antioksidan dan antikanker. Serang, Banten: Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM).

Salsabila, M., & Ermawati, N. (2023). Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sediaan Sirup Pereda Nyeri dari Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmanii) dengan Variasi Konsentrasi Sukrosa. Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 54– 63.

Septiahyani, C. A., & Sholikhah, M. A. (2026). Pengaruh Variasi Konsentrasi Gliserin Terhadap Formulasi Face Mist Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata). Jurnal Entitas Kesehatan, 1(1), 19–32. DOI: 10.64465/jek.v1i1.76.

Triwulandari, S., & Sholikhah, M. (2026). Formulasi dan uji evaluasi clay mask berbasis ekstrak bangle (Zingiber purpureum Roxb.) dengan variasi konsentrasi bentonit dan kaolin. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 2(1), 27–37. https://doi.org/10.64465/jkfn.v2i1.35.

Widhiastuti, C. D., Haryanto, T. A., Pramesti, S. A., & Ariyanti, A. (2026). Evaluasi Stabilitas Tetes Mata, Sirup, Salep Setelah Penyimpanan di Apotek Ngudi Waluyo. Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals, 5(1), 24-42.

Yana, N. D., Marpaung, M. P., & Gummay, B. (2022). Analisis parameter spesifik dan nonspesifik simplisia daun bawang merah (Allium cepa L.). KOVALEIN: Jurnal Riset Kimia, 8(1), 45–52. https://doi.org/10.22487/kovalein.2022.v8.i1.15741.

Yanuarto, T., Novia, D., & Lestari, S. P. (2022). Formulasi sediaan sirup sari buah senggani (Melastoma malabathricum L.). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1), 130–139.

Zainal, T. H., Aksa, R., Utami, Y. P., & Heldawati, H. (2024). Formulasi, uji stabilitas fisik, dan efektivitas sirup antelmintik ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) terhadap cacing (Ascaris suum Goeze). JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 9(2), 313–324.

Zatalini, D. F., Bhagawan, W. S., & Norachuriya, Z. (2025). Pengaruh kombinasi kitosan dan Karbopol 940 terhadap karakteristik fisik dan stabilitas sediaan gel ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.). Journal of Islamic Pharmacy, 10(1), 1–5.

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Hasibuan, N. R., Aji, N. P., Wiyati, E. P., & Dewi , B. (2026). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Sirup Ekstrak Etanol Daun Miana (Coleus scutellarioides (L.) Benth). Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 2(3), 119–133. https://doi.org/10.64465/jkfn.v2i3.118

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.