Pengembangan Sediaan Patch Berbasis Herbal

Authors

  • Sasmita Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Urba Fania Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Siti Sholehah Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Mar'atus Sholikhah Poltekkes Kemenkes Palembang

DOI:

https://doi.org/10.64465/jkfn.v1i2.52

Keywords:

Formulasi patch, Patch, Patch herbal, Patch tradisional, Sediaan

Abstract

Patch transdermal adalah salah satu jenis formulasi yang umumnya memiliki aksi lokal dengan penggunaan topikal. Sistem penghantaran obat secara transdermal memiliki berbagai keuntungan, termasuk memberikan pelepasan obat yang stabil, mudah dalam penggunaannya, mengurangi frekuensi pemberian obat, menghindari proses metabolisme lintas pertama serta mengurangi efek samping seperti iritasi lambung. Pengembangan patch transdermal berbahan herbal yang mengkombinasikan berbagai bahan menawarkan metode inovatif untuk menyediakan agen terapeutik dalam penanganan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merangkum temuan terkait formulasi patch transdermal berbahan alam, meliputi komponen aktif, efektivitas, serta karakterisasi formulasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar dengan menerapkan empat kriteria inklusi. Analisis terhadap tujuh artikel ilmiah menunjukkan bahwa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid berpotensi memberikan aktivitas antipiretik, antiinflamasi, antioksidan, antihiperlipidemia, serta mempercepat penyembuhan luka. Formulasi patch umumnya menggunakan teknik pelarutan cetak dengan polimer hidroksipropil metilselulosa (HPMC) dan etil selulosa sebagai bahan utama, yang terbukti efektif dalam mengendalikan pelepasan obat. Secara keseluruhan, formulasi yang ditinjau menghasilkan patch dengan karakteristik fisik dan performa yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asjur, A. V., Saputro, S., Yunaldi, Y., & Latu, S. (2024). Formulasi Sediaan Patch Ekstrak Daun Gamal (Gliricidia sepium) terhadap Penyembuhan Luka Insisi pada Tikus Putih (Rattus novergicus). Journal of Islamic Pharmacy, 9(2), 66-71. https://doi.org/10.18860/jip.v9i2.29418.

Assyfa, Nurhabibah. A, Maulida. N, Aulia. S. D, Nurcahyati. S, Dewi. Y, & Yuniarsih. N. (2022). Review Artikel: Metode Teknologi Dalam Sistem Penghantaran Obat Transdermal Sediaan Patch. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 17(3), 517–526. https://doi.org/10.36911/pannmed.v17i3.1487.

Baharudin, A., & Maesaroh, I. (2020). Formulasi Sediaan Patchtransdermaldari Ekstrak Bonggol Pohon Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var. Sapientum) Untuk Penyembuhan Luka Sayat. HERBAPHARMA: Journal of Herb Farmacological, 2(2), 55-62. https://doi.org/10.55093/herbapharma.v2i2.149.

Cahyani, A. N., Miranti, I. P., Dewi, I. R., & Susanto, A., Ma’rifah, M. (2024). Formulasi Sediaan Pacth Antipiretik Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 13(2), 146-157. https://doi.org/10.48191/medfarm.v13i2.417.

Gurtner, G.C., Werner, S., Barrandon, Y., & Longaker, M.T. (2008). Wound Repair and Regeneration. Nature. 453(7193), 314–321.

Hendradi, E., Hariyadi, D. M., Purwanti, T., Rijal, M. A. S., Miatmoko, A., & Retnowati, D. (2023). Teknologi Penghantaran Obat. Airlangga University Press.

Mariadi, M., & Bernardi, W. (2023). Formulasi Sediaan Patch dari Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp.) dan Uji Aktivitas Antibakteri Propionibacterium acne Secara In Vitro. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 6(2), 01-12. https://doi.org/10.32734/idjpcr.v6i2.13523.

Mufida, S., Lulu'Udhiya, D., Sawitri, S. B., & Kurniawan, K. (2025). Formulasi Sediaan Patch Ekstrak Biji Jamblang (Syzigium Cumini) Sebagai Terapi Luka Diabetes Mellitus. Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF), 3(2), 1-8. https://doi.org/10.21111/jigf.v3i2.99.

Rahmi, U., Dalimunthe, G. I., Yuniarti, R., & Rani, Z. (2025). Formulasi Sediaan Patch Dari Ekstrak Etanol Daun Laban (Vitex pinnata L.) sebagai antiinflamasi. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 87-104. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i1.749.

Tuloli, T. S., Thomas, N. A., Rahmasiah, S., Anggai, R. A., Farm, S., & Farm, M. (2025). Sistem Pengantaran Obat. Cendikia Mulia Mamdiri.

Wardani, V. K., & Saryanti, D. (2021). Formulasi Transdermal Patch Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Dengan Basis Hydroxypropil Metilcellulose (HPMC). Smart Medical Journal, 4(1), 38-44. https://doi.org/10.13057/smj.v4i1.43613.

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Sasmita, Fania, U., Sholehah, S., & Sholikhah, M. (2025). Pengembangan Sediaan Patch Berbasis Herbal. Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara, 1(2), 52–58. https://doi.org/10.64465/jkfn.v1i2.52

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.